Islamic thoughts & quotes to make you think. If we learn one new thing about our deen everyday we open our minds to a better day. :)

Rabu, 23 November 2011

Tugas Kepariwisataan

PERKEMBANGAN PARIWISATA DI INDONESIA

1. Masa penjajahan Belanda
Tahun 1910 - 1912 oleh Gubernur Jenderal dibentuk Vereneging Touristen Verkeer (VTV) yang merupakan suatu badan atau official tourist bureau pada masa itu, juga bertindak sebagai tour operator atau travel agent. Dari sini orang-orang yang melakukan tour diarahkan termasuk hotel-hotel yang akan mereka tuju. VTV juga merupakan kantor maskapai penerbangan KLM yang memegang monopoli di kawasan hindia belanda kala itu.
Lalu lintas orang antara benua eropa, asia dan Indonesia pada khususnya semakin meningkat, berbagai perjalanan dan bermacam motif sesuai keperluan masing-masing. Muncullah untuk pertama kali travel agent di batavia pada tahun 1926, yaitu Lissonne Lindeman (Lislind) yang berpusat di negeri belanda. Travel ini melayani berbagai keperluan perjalanan para wisatawan, namun sayang saat itu kegiatannya terbatas untuk kalangan orang-orang kulit putih, sedangkan bangsa Indonesia pribumi boleh dikatakan tidak ada.

2. Masa penjajahan Jepang
Pada masa ini dengan bekobarnya perang dunia II, kepariwisataan di Indonesia terlantar sama sekali, obyek-obyek pariwisata terbengkalai, jalan-jalan pada rusak, hotel-hotel diambil alih pemerintahan jepang.
Keadaan yang kacau balau dan hiruk pikuk tak menentu ini, mengakibatkan kepariwisataan di Indonesia macet total, bahkan data-data kepariwisataan selama pendudukan jepang tidak kita peroleh sama sekali.

3. Setelah Indonesia merdeka
Pada masa ini kepariwisataan mulai dilirik, terutama perhotelan mendapat perhatian dari pemerintah. Lahirlah Surat Keputusan Wakil Presiden RI (Dr. Moch. Hatta) di Yogyakarta, tentang pendirian suatu badan yang bernama HONET (Hotel National & Tourism) yang bertugas menata kembali atau melanjutkan perusahaan-perusahaan hotel bekas milik belanda.
Tahun 1949 diselenggarakan perjanjian KMB (konperensi Meja Bundar) yang mana isinya seluruh harta kekayaan belanda harus dikembalikan kepada pemiliknya.. Karena itu HONET dibubarkan, namun sesudahnya lahir badan hukum yang bernama NV. HONET, yang merupakan satu-satunya badan usaha bangsa Indonesia yang aktivitasnya dibidang perhotelan dan kepariwisataan.
Tahun 1952 dengan keputusan Presiden RI dibentuk Panitya Inter-Departemental Urusan Tourisme, yang bertugas mengusahakan kemungkinan terbukanya Indonesia sebagai daerah tourisme.

Pantai Senggigi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pantai Senggigi
Pantai Senggigi adalah tempat pariwisata yang terkenal di Lombok. Letaknya di sebelah barat pesisir Pulau Lombok. Pantai Senggigi memang tidak sebesar Pantai Kuta di Bali, tetapi seketika kita berada di sini akan merasa seperti berada di Pantai Kuta, Bali. Pesisir pantainya masih asri, walaupun masih ada sampah dedaunan yang masih berserakan karena jarang dibersihkan. Pemandangan bawah lautnya sangat indah, dan wisatawan bisa melakukan snorkling sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar. Terumbu karangnya menjulang ketengah menyebabkan ombak besarnya pecah di tengah. Tersedia juga hotel-hotel dengan harga yang bervariasi, dari yang mahal sampai hotel yang berharga ekonomis.

Batu Bolong

Pura Batu Bolong, Lombok
Sekitar setengah jam dengan berjalan kaki, para wisatawan dapat menjumpai Batu Bolong di pantai ini. Ini adalah sebuah pura yang dibangun di atas karang yang terletak di tepi pantai. Menurut legenda masyarakat setempat dahulu kala sering diadakan pengorbanan seorang perawan untuk dimakankan kepada ikan hiu di tempat ini. Legenda lain mengatakan dahulu banyak para wanita yang menerjunkan diri dari tempat ini ke laut karena patah hati. Dari tempat ini juga terlihat Gunung Agung di Pulau Bali.

Batu Layar

Tidak jauh dari Batu Bolong terdapat makam seorang ulama. Ini merupakan tempat suci bagi para penganut Wetu Telu. Batu Layar ramai di kunjungi pada saat " Lebaran topat " yang merupakan lebaran bagi orang yang berpuasa 1 minggu setelah lebaran Idul Fitri.

Wisata Pantai Senggigi Lombok memang sangat terkenal. Jika anda pernah membayangkan berjemur dipantai Indonesia yang disekelilingi pasir putih yang indah, serta disekitar anda dienuhi pemandangan alam yang sangat eksotis, ditambah lagi dengan alunan sinar sang mentari yang menghangatkan tubuh, maka disinilah tempatnya Pantai Senggigi Lombok. Pantai yang terletak di Pulau Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat ini merupakan salah satu wisata pantai andalan pulau Lombok.
Saking eksotisnya, pantai ini disebut-sebut sebagai penyaing dari pantai di Bali. Bahkan ada yang menggambarkan Pantai Senggigi melebihi pantai-pantai di Bali. Tempatnya yang alami, dan masih sangat perawan membuat turis mancanegara menyukai tempat wisata ini. Jika anda mengunjungi Pantai Senggigi di Pulau Lombok akan menjadi kesan tersendiri saat anda memasuki wilayah kawasan pantai anda dengan segera akan tersapu lembut oleh semilir angina yang berhembus sepanjang gugusan pantai di Lombok Barat. Suasana yang segar, dan nyaman serta indah seolah selalu tersenyum menyapa anda.
Menuju kawasan Pantai Senggigi cukup mudah, karena telah ada pelabuhan dan bandara di Pulau Lombok. Apabila bertolak dari Pulau Bali, wisatawan dapat berangkat dari Pelabuhan Karang Asem menggunakan kapal feri menuju Senggigi, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit perjalanan. Jarak tempuh ini bisa dipangkas apabila menggunakan pesawat terbang dari Bandara Ngurah Rai Denpasar menuju Bandara Selaparang di Mataram (Ibu Kota NTB), yang hanya memerlukan waktu sekitar 15 menit saja.

Selain dari Pelabuhan Karang Asem, wisatawan juga dapat berangkat dari Pelabuhan Padang Bay di Bali menggunakan kapal feri menuju Pelabuhan Lembar di Pulau Lombok. Dalam perjalanan, wisatawan akan dimanjakan dengan panorama alam yang indah dan juga munculnya ikan lumba-lumba yang saling berkejaran mengikuti kapal. Perjalanan Padang Bay—Lembar dengan kapal feri memakan waktu sekitar 4 jam. Setelah sampai di Pelabuhan Lembar, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan ke Kota Mataram. Dari Kota Mataram, Pantai Senggigi berjarak 11 kilometer dan dapat ditempuh menggunakan taksi dan kendaraan umum lainnya.
Selain jalur laut, wisatawan juga dapat menuju Pantai Senggigi dengan menggunakan jalur penerbangan udara dari kota-kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Bali, dan Yogyakarta. Dengan menggunakan pesawat terbang dari salah satu kota tersebut, wisatawan akan sampai ke Bandara Selaparang, Mataram. Dari bandara ini wisatawan dapat langsung menuju kawasan Pantai Senggigi.
Di bawah ini ada beberapa referensi foto Pantai Pantai Senggigi Lombok untuk anda sebelum berkunjung kesana.